Langsung ke konten utama

SEMOGA TIDAK KAMU LAGI BY ZARRY HENDRIK


Ada rasa sedih saat melihatmu bahagia
Bukan karena aku tidak ingin kamu bahagia
Melainkan karena bukan aku yang membahagiakanmu 
Itu menyakitkan, seperti pukulan yang sebenarnya ingin buatku tersadar

Mungkin ini waktu untuk aku terpuruk
Supaya aku dapat melihat Tuhan memakai kenangan ini untuk buatku dipenuhi kesiapan
Sehingga doa dapat melahirkan semangat
Dan kemudian buatku bangkit

Namun ketahuilah sebelum aku sudah tak lagi mencintaimu
Ini darahku mengalir membawa bayang-bayangmu mengelilingi tubuhku 
Dan jantungku berdenting demi kau menari-nari di pikiranku
Ada satu hal yang sampai hari ini masih membuat aku bangga menjadi aku
Itu karena aku mampu terima kamu apa adanya

Aku meminta ampun kepada Tuhan
Sebab aku pernah berharap kalau suatu saat
Ketika angin menghempasku hilang dari daya ingatmu
Aku ingin tak pernah lagi menginjak bumi
Sebab hidup  jadi terasa bagaikan dinding yang dingin

Aku harus menjadi paku
Sebab kamu bagai lukisan dan cinta itu palunya
Memukul aku, memukul aku dan memukul aku sampai aku benar-benar menancap kuat.
Pada akhirnya, semoga, tidak kamu lagi yang aku lihat 
Sebagai satu-satunya cahaya di dalam pejamku sebelum pulas
Semoga tidak kamu lagi.....

Komentar

Postingan populer dari blog ini

TENTANG FILDZA HASNAMUDHIA

Mungkin buat beberapa comate terutama soniq nama fildza hasnamudhia atau bisa disebut teh ody sudah tidak aneh,karena fildza hasnamudhia ini adalah kakak dari salah satu personie; cjr  yakni iqbaal dhiafakhri ramadhan..sebenarnya alasan aku bikin blog juga karena aku terinspirasi memuat keseharian aku di blog sama kaya waktu aku baca blog teh ody....   www.fildzahasnamudhia.blogspot.com    coba di cek deh  ;) ini adalah foto nya teh ody... <3 :cantik yah kan teh ody =) yang ini teh ody lagi sama iqbaal :) BERIKUT ADALAH  BIODATA DAN FAKTA DARI TEH ODY =) Biodata & Fakta 1. Biodata Nama lengkap : Fildza Hasnamudhia TTL : Surabaya, 1 Desember 1995 Ayah : Herry Hernawan Ibu : Rike Dhamayanti Adik : Iqbaal Dhiafakhri Ramadhan 2. Fakta - Suka sama kucing - Banci kamera Teh ody kalo udah liat kamera, pasti foto-foto tidak terlewatkan, apalagi kalo lagi sama Iqbaal, atau kak Livia, kak Diah,...

25❤️‍🩹

       Di usia 25 tahun aku mulai jatuh cinta lagi, pada sosok pria yang kutemui di usia 18 tahun,  dia adalah kamu. Pada pertemuan pertama di tahun 2017, saat itu kulihat tak ada yang istimewa darimu. Hanya seorang pria berkacamata yang ramah. Anehnya saat itu aku justru menaruh hati pada sosok lain yakni sahabatmu.       Hatiku begitu antusias menyambut kembali perasaan cinta yang bermekaran, setelah lama tandus, dia lupa, seperti apa rasanya cinta?      2019, di usiamu yang ke 22 tahun , kamu sudah pergi jauh dari kehidupanku, melanjutkan hidup, mengejar mimpimu dan aku tidak pernah melihatmu lagi sejak saat itu.        Bertahun-tahun setelah kamu meninggalkan kota ini, tidak pernah sedikitpun terlintas dalam pikiranku tentang kamu. Hingga suatu hari aku teringat— keramahanmu yang menyenangkan, tutur yang selalu hangat di telinga, dan kecerdasan yang meninggalkan jejak di ingatan.. Saat itulah aku sadar, mungk...

Pergimu itu matiku karya Zarry Hendrik

HULAAA MY BLOG,lama ga ngepost sekali nya post langsung yang GALAU *eeeelaaah*  aku lagi suka banget puisi ini soalnya... ahsudahlah   Pergimu itu matiku karya Zarry Hendrik Berat mengubah sikap, sebab demi Tuhan rasa ini masih sama. Memandang wajahmu aku tak sudi Oh, jangan sampai di hadapanmu aku meneteskan airmata.  Mengertilah, aku lelaki yang benci menangis. Mengertilah, telah semampunya aku tak ingin melihatmu lagi.  Sementara waktu telah menyeretku jauh dari ragamu. Aku masih saja benci menjadi aku yang berharap kembali di detik-detik itu. Di pelukanmu. Betapa pesta yang sia-sia. Ria yang percuma. Pada tiap esok yang kupunya,  hanya akan ada satu tanya: kau di mana? Sesungguhnya, aku ingin sekali lagi berkata ya. Namun, tiada pintamu datang kepadaku. Mungkin aku hanya terlalu sering berpikir tentang suatu hari, yang tidak akan pernah datang. Tidak seharusnya kita menyesaatkan ini semua.  Aku masih menyesali itu. Ada r...